cool hit counter

Harga Saham Bbri Jadi Lebih Murah Saat Right Issue

Aksi korporasi rights issue PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) sudah mendapatkan restu berdasarkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) per 30 Agustus 2021. Perseroan jua telah memilih harga right issue ini sebanyak Rp tiga.400/saham.

Harga aplikasi ini tentu jauh lebih murah dibandingkan harga saham BBRI pada pembukaan perdagangan sesi I Senin (6/9) yakni Rp tiga.950/saham/. Harga ini jua lebih rendah dibandingkan menggunakan harga penutupan Jumat (3/9) lalu pada Rp. tiga.930/saham.

Berdasarkan data RTI Business, per Jumat kemarin jumlah volume lbr saham BBRI yg diperdagangkan sebesar 150,05 juta saham. Adapun total transaksinya sebanyak Rp 581,29 miliar. Harga BBRI saat ini pun telah naik 2,08% dibandingkan bulan kemudian & turun 5,76% year to date menggunakan kapitalisasi pasar Rp 485 triliun.

Harga yang lebih murah ini tentu akan bisa menaruh keuntungan bagi pemegang saham BBRI alias investor lama. Sebab, investor sanggup menambah saham BBRI lebih banyak dengan menebusnya melalui saham bbri Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD).

Diketahui, dari prospektus yg diterbitkan, perseroan menawarkan sebesar-banyaknya 28.21 miliar saham baru seri B dengan nilai nominal Rp 50 setiap saham. Jumlah ini setara menggunakan 18,62% berdasarkan kapital ditempatkan dan disetor penuh perseroan setelah rights issue.

“Setiap pemegang 1 miliar saham lamaperseroan yg namanya tercatat dalam DPS perseroan pada tanggal 9 September 2021 pukul 16.00 WIB berhak atas 230.128.553 HMETD. Setiap 1 HMETD sanggup dieksekusi menjadi 1 saham baru BBRI menggunakan harga pelaksanaan Rp tiga.400,” tulis manajemen.

Kendati demikian, investor ritel yg tidak mempunyai 1 miliar saham juga bisa mengikuti right issue ini. Jika investor ritel hanya memiliki 10 lot atau 1.000 lembar saham BBRI, maka menggunakan rasio 100:23 Anda akan menerima 230,12 HMETD. Tetapi, karena pembulatan maka HMETD yang diterima hanya 230 lbr saham atau 2 lot ditambah 30 lembar saham atau odd lot.

HMETD tadi sanggup diperdagangkan pada pasar tunai dalam masa perdagangan yakni saham bbri 13-22 September 2021. Namun, itu hanya saham dalam jumlah 100 lbr saham atau 1 lot bukan pecahan. Sementara bagi saham dengan jumlah di bawah 100 lembar saham atau odd lot, bisa diperdagangkan pada pasar perundingandengan ketentuan T+0.

Bagi yang belum memiliki saham BBRI, bisa mengikuti aksi korporasi ini menggunakan dua cara. Pertama adalah membeli saham BBRI yg lamadan terus menyimpannya hingga tanggal cum date, yakni 7 September 2021. Atau membeli HMETD dalam masa perdagangan HMETD di 13-22 September.

Simak Video “Teras BRI Kapal, Penjaga Kedaulatan Rupiah di Perbatasan”[Gambas:Video 20detik]

(akd/ara)